Internet Cepat 188 Mbps Smartfren Siap Disebar Ke 22 Kota


JAKARTA, KOMPAS.com – Perusahaan telekomunikasi Smartfren Telecom berencana membuka akses layanan internet dengan teknologi three carrier aggregation di 22 kota. Internet cepat Smartfren ini digadang-gadang bakal memiliki kecepatan akses data hingga 188 Mbps.

Secara teori, teknologi three carrier aggregation bisa memberikan kecepatan yg lebih tinggi, yakni hingga 214 Mbps.

Namun sementara ini, Smartfren baru mulai menggunakan kanal 35 Mhz saja, sehingga kecepatan maksimalnya lebih rendah. Sedangkan 5 Mhz sisanya, masih dipakai buat menangani pelanggan CDMA.

Lebih detailnya seperti berikut, carrier aggregation Smartfren memakai beberapa frekuensi berbeda, merupakan 2.300 MHz dan 850 Mhz. Kedua frekuensi tersebut kemudian dibagi menjadi tiga kanal.

Rencananya, bagi kanal pertama dan kedua dialokasikan kapasitas sebesar 20 Mhz dan 10 Mhz, dengan teknologi TDD. Sedangkan kanal ketiga dialokasikan kapasitas sebesar 10 Mhz dengan teknologi FDD.

Bila segala kanal dengan total 40 MHz itu dipakai, maka secara teori kecepatan internet yg dapat dirasakan pelanggan adalah up to 214 Mbps. Namun bagi ketika ini Smartfren baru menggunakan kanal sebesar 35 Mhz saja, sehingga kecepatannya cuma mampu mencapai 188 Mbps.

Smartfren belum mau berbicara kapan sisa kanal itu (5 MHz) dapat disematkan sebagai pendongkrak kapasitas internet 4G LTE mereka, kemungkinan menunggu sekitar 11 juta pelanggan CDMA Smartfren migrasi dari kanal itu lebih dulu.

Three carrier agregation ini kalian siapkan buat pakai 35 MHz frekuensi. Kami buka di segala kota yg 4G LTEnya telah ada time division duplex (TDD) serta frequency division duplex (FDD),” terang Vice President Technology Relations and Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo ketika ditemui KompasTekno, Kamis (16/6/2016) malam.

“Total ada lebih kurang 22 kota. Ya, rencananya mungkin mulai diaktifkan H-7 lebaran nanti,” imbuhnya. Namun Munir enggan merinci secara detil kota-kota mana saja yg mulai disambangi oleh internet cepat Smartfren ini.

Tergantung perangkat

Teknologi three carrier agregation ini memang menjanjikan akses internet 4G yg lebih cepat. Tapi perlu diketahui, syarat mendapatkan kecepatan tinggi itu bukan cuma soal teknologi punya operator, melainkan juga soal perangkat ponsel yg dipakai pengguna.

Carrier aggregation yg dirilis Smartfren nantinya hanya mampu dinikmati ponsel dengan chip yg mendukung. Rata-rata chip tersebut disematkan pada ponsel high end seperti Samsung Galaxy Note 5.

Minimal chip ponsel mesti mendukung spesifikasi 4G LTE Cat 9. Tanpa dukungan tersebut, maka pengguna hanya mulai merasakan kecepatan internet sesuai spesifikasi ponsel, tidak lebih ngebut dari biasanya.


Sumber: http://tekno.kompas.com
Share this: