Leave a Reply


KOMPAS.com – Selama puluhan tahun kiprahnya di industri smartphone, bahkan sebelum tergabung bersama Lenovo, Motorola banyak melahirkan ponsel ikonik.

Perangkat bikinan perusahaan yg didirikan di Amerika Serikat itu masih diingat sampai sekarang, meskipun telah berumur puluhan tahun.

Salah sesuatu contoh ponsel yg pasti masih diingat sampai ketika ini adalah Motorola DynaTAC. Ponsel pertama dunia ini begitu legendaris sampai-sampai sempat laku juga sebagai replika botol air buat anak.

Selain itu, masih ada dua lagi ponsel Motorola sebelum zaman Lenovo yg begitu ikonik. Berikut dua di antaranya.

Motorola DynaTAC

Mashable Motorola DynaTAC
Sekitar 43 tahun lalu, tepatnya pada 3 April 1973, Motorola secara resmi menjual produk tersebut. Produk ini mampu dikatakan sebagai “nenek moyang” ponsel yg ada ketika ini.

Pasalnya, ia yaitu mobile phone pertama yg dijual secara komersil.

Jangan membayangkan DynaTAC memiliki bentuk yg kecil nan ringkas, seperti kebanyakan smartphone yg ada ketika ini.

DynaTAC memiliki tubuh yg bongsor dan juga cukup berat. Bobotnya dapat mencapai sekitar 1 kilogram. Bandingkan dengan iPhone 7, smartphone teranyar Apple, yg memiliki bobot cuma 138 gram.

Ya, DynaTAC mampu dikatakan berbobot 10 kali lebih berat dari perangkat yg ada ketika ini.

Sebagai ponsel pertama, jangan pula membayangkan DynaTAC memiliki fitur-fitur super canggih. Fungsi DynaTAC cuma satu, yakni bagi melakukan panggilan suara. Ia tak dapat digunakan buat mengirim pesan SMS, mengirim gambar, apalagi buat berselancar di dunia maya.

Baterai Motorola DynaTAC kala itu cuma dapat dipakai 60 menit bagi menelepon, sementara buat mengisi ulang daya baterainya, perlu waktu hingga 10 jam.

Harganya? Saat pertama kali dijual, DynaTAC dibanderol sekitar 4.000 dollar AS atau Rp 53 juta.

Motorola StarTAC

Setelah DynaTAC, Motorola merilis dua lagi seri TAC. Akan tetapi, mampu dikatakan ponsel yg lahir pada tahun 1996, StarTAC, sebagai ponsel legendaris berikutnya dari Motorola.

Motorola Ponsel flip pertama, Motorola StarTac
Di ketika ponsel yang lain memiliki bentuk candybar, StarTAC menjadi yg pertama dijual dengan desain benar-benar baru, yakni lipat atau Clamshell.

Desain StarTAC sendiri terinspirasi dari film luar angkasa Star Trek.

Berbeda dari DynaTAC, StarTAC memiliki ukuran yg lebih kecil. Sebagai gambaran, bobotnya cuma 88 gram saja.

Fitur utamanya masih buat menelepon. Akan tetapi, di model-model yg lebih modern, Motorola akhirnya tidak mengurangi fitur SMS.

Perangkat yg sesuatu ini mampu menyimpan 2.800 nomor telepon.

Model awal dari StarTAC dijual dengan harga 1.000 dollar AS atau sekitar Rp 13 juta.

Motorola RAZR

Seri yg sesuatu ini hadir dalam berbagai varian. Akan tetapi, model yg paling terkenal telah pasti adalah RAZR V3.

Perangkat tersebut masih memakai desain Clamshell, mirip seperti StarTAC. Hanya saja, desainnya jauh lebih futuristik.



Jauh sebelum era smartphone iPhone 7 dan Galaxy S7, V3 telah memakai bodi berbahan logam.

Saking lakunya V3, Motorola sampai merilis berbagai varian yang lain dari V3, yg dibedakan dari warnanya. RAZR V3 bahkan sempat jadi ponsel pilihan kaum perempuan kelas atas karena Motorola menyediakan model warna merah muda.

Ponsel RAZR V3 sendiri diperkenalkan pertama kali pada tahun 2004. Ponsel ini telah lebih moderen karena dilengkapi layar berwarna, kamera VGA, dan konektivitas Bluetooth.

RAZR V3 dipasarkan dengan harga 650 dollar AS atau sekitar Rp 8,5 juta. Harga yg tergolong premiun di kala itu.

Baca: Indikasi Kuat Kehadiran Kembali Ponsel Motorola di Indonesia
Sumber: http://tekno.kompas.com
Share this:


KOMPAS.com – Selama puluhan tahun kiprahnya di industri smartphone, bahkan sebelum tergabung bersama Lenovo, Motorola banyak melahirkan ponsel ikonik.

Perangkat bikinan perusahaan yg didirikan di Amerika Serikat itu masih diingat sampai sekarang, meskipun telah berumur puluhan tahun.

Salah sesuatu contoh ponsel yg pasti masih diingat sampai ketika ini adalah Motorola DynaTAC. Ponsel pertama dunia ini begitu legendaris sampai-sampai sempat laku juga sebagai replika botol air buat anak.

Selain itu, masih ada dua lagi ponsel Motorola sebelum zaman Lenovo yg begitu ikonik. Berikut dua di antaranya.

Motorola DynaTAC

Mashable Motorola DynaTAC
Sekitar 43 tahun lalu, tepatnya pada 3 April 1973, Motorola secara resmi menjual produk tersebut. Produk ini mampu dikatakan sebagai “nenek moyang” ponsel yg ada ketika ini.

Pasalnya, ia yaitu mobile phone pertama yg dijual secara komersil.

Jangan membayangkan DynaTAC memiliki bentuk yg kecil nan ringkas, seperti kebanyakan smartphone yg ada ketika ini.

DynaTAC memiliki tubuh yg bongsor dan juga cukup berat. Bobotnya dapat mencapai sekitar 1 kilogram. Bandingkan dengan iPhone 7, smartphone teranyar Apple, yg memiliki bobot cuma 138 gram.

Ya, DynaTAC mampu dikatakan berbobot 10 kali lebih berat dari perangkat yg ada ketika ini.

Sebagai ponsel pertama, jangan pula membayangkan DynaTAC memiliki fitur-fitur super canggih. Fungsi DynaTAC cuma satu, yakni bagi melakukan panggilan suara. Ia tak dapat digunakan buat mengirim pesan SMS, mengirim gambar, apalagi buat berselancar di dunia maya.

Baterai Motorola DynaTAC kala itu cuma dapat dipakai 60 menit bagi menelepon, sementara buat mengisi ulang daya baterainya, perlu waktu hingga 10 jam.

Harganya? Saat pertama kali dijual, DynaTAC dibanderol sekitar 4.000 dollar AS atau Rp 53 juta.

Motorola StarTAC

Setelah DynaTAC, Motorola merilis dua lagi seri TAC. Akan tetapi, mampu dikatakan ponsel yg lahir pada tahun 1996, StarTAC, sebagai ponsel legendaris berikutnya dari Motorola.

Motorola Ponsel flip pertama, Motorola StarTac
Di ketika ponsel yang lain memiliki bentuk candybar, StarTAC menjadi yg pertama dijual dengan desain benar-benar baru, yakni lipat atau Clamshell.

Desain StarTAC sendiri terinspirasi dari film luar angkasa Star Trek.

Berbeda dari DynaTAC, StarTAC memiliki ukuran yg lebih kecil. Sebagai gambaran, bobotnya cuma 88 gram saja.

Fitur utamanya masih buat menelepon. Akan tetapi, di model-model yg lebih modern, Motorola akhirnya tidak mengurangi fitur SMS.

Perangkat yg sesuatu ini mampu menyimpan 2.800 nomor telepon.

Model awal dari StarTAC dijual dengan harga 1.000 dollar AS atau sekitar Rp 13 juta.

Motorola RAZR

Seri yg sesuatu ini hadir dalam berbagai varian. Akan tetapi, model yg paling terkenal telah pasti adalah RAZR V3.

Perangkat tersebut masih memakai desain Clamshell, mirip seperti StarTAC. Hanya saja, desainnya jauh lebih futuristik.



Jauh sebelum era smartphone iPhone 7 dan Galaxy S7, V3 telah memakai bodi berbahan logam.

Saking lakunya V3, Motorola sampai merilis berbagai varian yang lain dari V3, yg dibedakan dari warnanya. RAZR V3 bahkan sempat jadi ponsel pilihan kaum perempuan kelas atas karena Motorola menyediakan model warna merah muda.

Ponsel RAZR V3 sendiri diperkenalkan pertama kali pada tahun 2004. Ponsel ini telah lebih moderen karena dilengkapi layar berwarna, kamera VGA, dan konektivitas Bluetooth.

RAZR V3 dipasarkan dengan harga 650 dollar AS atau sekitar Rp 8,5 juta. Harga yg tergolong premiun di kala itu.

Baca: Indikasi Kuat Kehadiran Kembali Ponsel Motorola di Indonesia
Sumber: http://tekno.kompas.com
Share this: