Leave a Reply


JAKARTA, KOMPAS.com — Belakangan ini, di media sosial ramai diperbincangkan soal menara yg berbentuk menyerupai pohon, tapi kelihatan memiliki sejumlah kelengkapan pemancar sinyal di puncaknya. “Pohon-pohon” tersebut banyak ditemui di Jakarta.

Apakah “pohon” tersebut adalah menara operator seluler biasa? Salah sesuatu pihak dari operator seluler mengatakan, menara tersebut memiliki fungsi sebuah base transceiver station (BTS) biasa, cuma disamarkan.

“Itu BTS yg disamarkan menjadi pohon. Namanya BTS Camouflage. Biasanya dipasang karena kebutuhan estetika di daerah tersebut,” kata General Manager Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih, ketika dihubungi KompasTekno, Selasa (6/9/2016).

Bentuk penyamaran BTS, imbuh wanita yg disapa Ayu itu, tidak sekadar meniru bentuk pohon saja. Masih ada ragam bentuk yang lain yg dipakai, salah satunya berbentuk kubah masjid.

“Kalau BTS Camouflage XL, di antaranya ada di wilayah Senayan dan Lenteng Agung,” katanya.

Walaupun terdiri dari beragam bentuk, BTS tersebut tetaplah memiliki fungsi yg sama. Sinyal komunikasi, akan dari 2G 3G, hingga 4G, dipancarkan dari BTS tersebut.

Selain XL, operator yang lain pun ada yg memiliki BTS Camouflage. Salah satunya Telkomsel yg memasang menara dengan bagian pucuk menyerupai pohon palem.

“Dari sisi estetika lingkungan, Telkomsel mengimplementasikan solusi BTS yg mendukung keasrian lingkungan melalui pengembangan inovasi antena kamuflase (towerless),” kata VP Corporate Communication Telkomsel, Adita Irawati.

Umumnya antena kamuflase Telkomsel dibangun di kawasan pemukiman padat penduduk, di mana pembangunan menara BTS tak dimungkinkan karena ketiadaan lahan.

Solusi ini memungkinkan antena BTS dipasang di berbagai fasilitas umum yg disamarkan, seperti di menara masjid, pohon, tiang lampu, tangki air, dan sebagainya.

Kawasan di wilayah Jakarta dan sekitarnya yg telah diterapkan antena kamufase ini di antaranya di Menteng dan Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang.

Dimas Widyasastrena Salah sesuatu akun media sosial yg menyebut soal BTS pohon
Sebelumnya, netizen sempat ramai membagikan foto pohon yg digelantungi alat pemancar.

Pantauan KompasTekno di Facebook, salah sesuatu yg membagikan foto BTS macam ini adalah akun Dimas Widyasastrena.

Ini BTS? Pohon? Pohon jadi BTS? Apa BTS jadi pohon? Oh ya, nama latinnya GeSeMin FORJItus,” canda akun tersebut.
Sumber: http://tekno.kompas.com
Share this:


JAKARTA, KOMPAS.com — Belakangan ini, di media sosial ramai diperbincangkan soal menara yg berbentuk menyerupai pohon, tapi kelihatan memiliki sejumlah kelengkapan pemancar sinyal di puncaknya. “Pohon-pohon” tersebut banyak ditemui di Jakarta.

Apakah “pohon” tersebut adalah menara operator seluler biasa? Salah sesuatu pihak dari operator seluler mengatakan, menara tersebut memiliki fungsi sebuah base transceiver station (BTS) biasa, cuma disamarkan.

“Itu BTS yg disamarkan menjadi pohon. Namanya BTS Camouflage. Biasanya dipasang karena kebutuhan estetika di daerah tersebut,” kata General Manager Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih, ketika dihubungi KompasTekno, Selasa (6/9/2016).

Bentuk penyamaran BTS, imbuh wanita yg disapa Ayu itu, tidak sekadar meniru bentuk pohon saja. Masih ada ragam bentuk yang lain yg dipakai, salah satunya berbentuk kubah masjid.

“Kalau BTS Camouflage XL, di antaranya ada di wilayah Senayan dan Lenteng Agung,” katanya.

Walaupun terdiri dari beragam bentuk, BTS tersebut tetaplah memiliki fungsi yg sama. Sinyal komunikasi, akan dari 2G 3G, hingga 4G, dipancarkan dari BTS tersebut.

Selain XL, operator yang lain pun ada yg memiliki BTS Camouflage. Salah satunya Telkomsel yg memasang menara dengan bagian pucuk menyerupai pohon palem.

“Dari sisi estetika lingkungan, Telkomsel mengimplementasikan solusi BTS yg mendukung keasrian lingkungan melalui pengembangan inovasi antena kamuflase (towerless),” kata VP Corporate Communication Telkomsel, Adita Irawati.

Umumnya antena kamuflase Telkomsel dibangun di kawasan pemukiman padat penduduk, di mana pembangunan menara BTS tak dimungkinkan karena ketiadaan lahan.

Solusi ini memungkinkan antena BTS dipasang di berbagai fasilitas umum yg disamarkan, seperti di menara masjid, pohon, tiang lampu, tangki air, dan sebagainya.

Kawasan di wilayah Jakarta dan sekitarnya yg telah diterapkan antena kamufase ini di antaranya di Menteng dan Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang.

Dimas Widyasastrena Salah sesuatu akun media sosial yg menyebut soal BTS pohon
Sebelumnya, netizen sempat ramai membagikan foto pohon yg digelantungi alat pemancar.

Pantauan KompasTekno di Facebook, salah sesuatu yg membagikan foto BTS macam ini adalah akun Dimas Widyasastrena.

Ini BTS? Pohon? Pohon jadi BTS? Apa BTS jadi pohon? Oh ya, nama latinnya GeSeMin FORJItus,” canda akun tersebut.
Sumber: http://tekno.kompas.com
Share this:


JAKARTA, KOMPAS.com — Belakangan ini, di media sosial ramai diperbincangkan soal menara yg berbentuk menyerupai pohon, tapi kelihatan memiliki sejumlah kelengkapan pemancar sinyal di puncaknya. “Pohon-pohon” tersebut banyak ditemui di Jakarta.

Apakah “pohon” tersebut adalah menara operator seluler biasa? Salah sesuatu pihak dari operator seluler mengatakan, menara tersebut memiliki fungsi sebuah base transceiver station (BTS) biasa, cuma disamarkan.

“Itu BTS yg disamarkan menjadi pohon. Namanya BTS Camouflage. Biasanya dipasang karena kebutuhan estetika di daerah tersebut,” kata General Manager Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih, ketika dihubungi KompasTekno, Selasa (6/9/2016).

Bentuk penyamaran BTS, imbuh wanita yg disapa Ayu itu, tidak sekadar meniru bentuk pohon saja. Masih ada ragam bentuk yang lain yg dipakai, salah satunya berbentuk kubah masjid.

“Kalau BTS Camouflage XL, di antaranya ada di wilayah Senayan dan Lenteng Agung,” katanya.

Walaupun terdiri dari beragam bentuk, BTS tersebut tetaplah memiliki fungsi yg sama. Sinyal komunikasi, akan dari 2G 3G, hingga 4G, dipancarkan dari BTS tersebut.

Selain XL, operator yang lain pun ada yg memiliki BTS Camouflage. Salah satunya Telkomsel yg memasang menara dengan bagian pucuk menyerupai pohon palem.

“Dari sisi estetika lingkungan, Telkomsel mengimplementasikan solusi BTS yg mendukung keasrian lingkungan melalui pengembangan inovasi antena kamuflase (towerless),” kata VP Corporate Communication Telkomsel, Adita Irawati.

Umumnya antena kamuflase Telkomsel dibangun di kawasan pemukiman padat penduduk, di mana pembangunan menara BTS tak dimungkinkan karena ketiadaan lahan.

Solusi ini memungkinkan antena BTS dipasang di berbagai fasilitas umum yg disamarkan, seperti di menara masjid, pohon, tiang lampu, tangki air, dan sebagainya.

Kawasan di wilayah Jakarta dan sekitarnya yg telah diterapkan antena kamufase ini di antaranya di Menteng dan Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang.

Dimas Widyasastrena Salah sesuatu akun media sosial yg menyebut soal BTS pohon
Sebelumnya, netizen sempat ramai membagikan foto pohon yg digelantungi alat pemancar.

Pantauan KompasTekno di Facebook, salah sesuatu yg membagikan foto BTS macam ini adalah akun Dimas Widyasastrena.

Ini BTS? Pohon? Pohon jadi BTS? Apa BTS jadi pohon? Oh ya, nama latinnya GeSeMin FORJItus,” canda akun tersebut.
Sumber: http://tekno.kompas.com
Share this: