Leave a Reply

KOMPAS.com — Samsung Electronics Indonesia (SEIN) membatalkan transaksi pemesanan (pre-order) phablet Galaxy Note 7 bagi konsumen di Indonesia, menyusul banyaknya perkara yg melibatkan baterai perangkat di sejumlah negara.

Sebagai bentuk tanggung jawab, selain mengembalikan penuh biaya pre-order (refund) yg sudah dikeluarkan konsumen, Samsung juga menyiapkan ganti rugi/kompensasi buat pelanggan yg sudah memesan Galaxy Note 7.

Lantas kompensasi apa yg dimaksud oleh Samsung?

Berdasar screenshot percakapan (live chat) di situs resmi Samsung antara konsumen dan customer service (CS), yg didapat KompasTekno dari sumber yg tak mau disebut namanya, Sabtu (3/9/2016), Samsung memang menyediakan kompensasi yg menarik.

Kompensasi tersebut berupa voucher belanja senilai Rp 1 juta (tidak diketahui merchant-nya), dan cash back (diskon) Rp 2 juta seandainya pelanggan tersebut ingin membeli Galaxy Note 7 lagi ketika produk tersebut tersedia di Indonesia.

Ist Screenshot percakapan antara pelanggan Samsung dengan customer service yg membahas kompensasi penarikan Galaxy Note 7 di Indonesia.

Sebelumnya, Samsung telah membuka pre-order Galaxy Note 7 sejak awal Agustus dahulu di Indonesia, dan menjanjikan unitnya dapat diterima pada 1 September. Dua hari menjelang pengiriman produk, Samsung mengumumkan penundaan pengiriman hingga 17 September.

Namun karena Samsung global kemudian menetapkan buat me-recall seluruh unit Galaxy Note 7 yg beredar, baik yg di pasar atau tangan pengguna, maka sesi pre-order itu pun dibatalkan dan disusul dengan proses refund.

Recall karena baterai

Sebelumnya, Samsung global sudah mengumumkan menghentikan produksi Galaxy Note 7 dan menarik peredarannya dari pasar, setelah ada laporan mengenai baterai yg bermasalah, seperti terbakar atau meledak, di dua negara.

“Kami sudah melakukan investigasi menyeluruh dan menemukan kendala dalam baterai, mampu diperbaiki dengan menggantinya. Namun, kita juga mulai mengajukan solusi buat para konsumen,” ujar juru bicara Samsung.

“Mengingat keamanan konsumen adalah prioritas penting untuk Samsung, maka kita harus menghentikan penjualan Galaxy Note 7,” imbuh juru bicara tersebut.

Baca: Samsung Resmi “Recall” Galaxy Note 7

Untuk diketahui, di Indonesia, Galaxy Note 7 yg dijual seharga Rp 10.777.000 (versi 64 GB) itu ludes dipesan dalam waktu tiga hari semenjak sesi pemesanan dibuka pada 5 Agustus lalu.

Konsumen yg memiliki pertanyaan soal refund Galaxy Note 7 dapat menghubungi call center Samsung Indonesia di nomor toll free 0-800-112-8888 atau (021) 5699-7777, atau dapat juga melalui layanan live chat di situs Samsung Indonesia.
Sumber: http://tekno.kompas.com

Share this: